Episode 6: Cahaya yang Memudar

Sabtu, 16 Mei 2020

Pada malam ini, jangkrik bernyanyi membuat suara yang merdu di dalam kesunyian.

Malam yang dipenuhi ketidaktahuan sekarang aku merasakannya. Hari ini kurasa berbeda. Benar saja, sebagian dari diriku telah meninggalkankku. Seolah cahaya putih yang selalu membimbing dan menemaniku itu sirna dalam satu malam.

Mungkin memang sudah waktunya ia harus lepas dari pendderitaan ini. Segala kenangan yang kita lalui bersama tidak akan lupakan sampai akhir hayat hidupku dan mungkin akan kuceritakan kembali cerita kita kepada mereka yang sekarang hanya tertinggal kenangan dan perasaan di masing" pihak.

Selamat Jalan,
Terimakasih sudah membuat hidupku berwarna, menjadikan aku lebih baik tiap hari, yang selalu khawatir akan kehilangan diriku walaupun kau meninggalkankku lebih dulu.
Maafkanlah diriku karena sudah jarang berbicara seperti disaat aku masih belajar memahami tentang dunia ini.
Maafkanlahm diriku karena masih merepotkan dirimu walaupun usiamu yang sudah cukup rentan.
Terimakasih sudah menjadi motivasiku selama aku hidup di dunia ini
Terimakasih sudah menjadi cahaya yang selalu menemaniku di dunia ini.

Sekarang kau telah pergi meninggalkan kami
Semoga kau lebih bahagia disana.
Kami akan selalu mendoakanmu dan tidak akan pernah melupakan perjuangan yang sudah kau tempuh untuk kami.
Terima kasih untuk semuanya.

- Nowel-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Intro

Makna Sumpah Pemuda

Episode 3: Teh Manis Hangat